Kurikulum yang diterapkan di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Darul Akhyar mengacu pada Kurikulum Merdeka yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Kurikulum ini dirancang untuk mengembangkan potensi peserta didik secara utuh melalui keseimbangan antara penguatan karakter, kompetensi akademik, keterampilan abad ke-21, dan nilai-nilai keislaman.

Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di MIS Darul Akhyar berorientasi pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centered learning ) , sehingga setiap siswa memperoleh kesempatan untuk belajar sesuai dengan minat, bakat, kemampuan, dan tahap perkembangannya. Guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, inovatif, menyenangkan, dan bermakna.

Sebagai madrasah berciri khas Islam, MIS Darul Akhyar mengintegrasikan mata pelajaran umum dengan pendidikan agama Islam secara harmonis. Selain mata pelajaran wajib seperti Bahasa Indonesia, Matematika, IPAS, Pendidikan Pancasila, Seni Budaya, PJOK, dan Bahasa Inggris (muatan lokal), peserta didik juga mendapatkan penguatan pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. Integrasi ini bertujuan membentuk peserta didik yang memiliki keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, serta wawasan ilmu pengetahuan yang luas.

Dalam implementasinya, MIS Darul Akhyar juga melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P5RA) . Melalui berbagai kegiatan projek, peserta didik dibimbing untuk mengembangkan karakter religius, mandiri, gotong royong, kreatif, bernalar kritis, berkebinekaan global, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Proses pembelajaran didukung dengan penggunaan berbagai metode yang inovatif, seperti Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning (PBL), Discovery Learning, Inquiry Learning , serta pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Guru juga menerapkan pembelajaran berdiferensiasi agar kebutuhan belajar setiap peserta didik dapat terpenuhi secara optimal.

Penilaian hasil belajar dilakukan secara menyeluruh melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif yang bertujuan untuk menyelaraskan perkembangan peserta didik secara berkelanjutan. Penilaian tidak hanya mengukur aspek pengetahuan, tetapi juga keterampilan, sikap, karakter, dan perkembangan kompetensi peserta didik sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP).

Melalui penerapan Kurikulum Merdeka, MIS Darul Akhyar berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlakul karimah, unggul dalam prestasi, memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang baik, menguasai teknologi informasi, berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan budaya bangsa.

Dengan demikian, kurikulum MIS Darul Akhyar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik yang religius, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta siap menjadi generasi penerus yang cerdas, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Post a Comment

0 Comments